“Sejak pendaftaran Pemilih Munas IV PERADI resmi dibuka pada 25 Agustus 2025, antusiasme advokat langsung terasa. Lebih dari 22,75 persen anggota PERADI sudah memastikan hak suaranya tercatat untuk pemilihan Ketua Umum DPN PERADI 2026.”
Sejak pendaftaran Pemilih Munas IV PERADI dibuka pada 25 Agustus 2025, antusiasme langsung terasa. Hingga tulisan ini dibuat, lebih dari 22, 75 % persen anggota PERADI telah secara aktif mendaftarkan diri sebagai Pemilih. Anggota PERADI tampak berbondong-bondong memastikan hak suaranya tercatat untuk pemilihan Ketua Umum DPN PERADI pada 2026 mendatang.
Namun, di balik angka itu, ada satu pertanyaan menarik: siapa advokat yang menjadi pendaftar pertama sebagai Pemilih di Munas IV PERADI?
Petunjuk Pertama: 20 Tahun Pengalaman
Ia bukan nama asing di dunia hukum bisnis. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun, ia dikenal sebagai spesialis sengketa komersial yang kerap menangani perkara bernilai besar. Klien-kliennya datang dari dalam dan luar negeri, mempercayakan kepadanya penyelesaian kasus yang rumit.
Petunjuk Kedua: Ahli Franchising dan Restrukturisasi
Tak hanya piawai di pengadilan, ia juga menguasai bidang franchising, kepailitan, dan restrukturisasi. Selama lebih dari satu dekade, ia menjadi rujukan utama bagi perusahaan-perusahaan yang bergelut di industri waralaba maupun korporasi yang tengah menata ulang bisnisnya. Saat ini ia juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI)
Petunjuk Ketiga: Pengakuan Internasional
Prestasinya tak berhenti di dalam negeri. Ia pernah dinobatkan sebagai Commended External Counsel of the Year oleh In-House Community Hong Kong pada 2019. Setahun kemudian, ia masuk dalam daftar Leading Dispute Resolution Lawyer versi Acquisition International.
Jawabannya: Emir Pohan
Ya, dialah Emir Pohan, Co-Founder HPNC Counsels, yang kantornya berlokasi di salah satu pusat bisnis Jakarta. Dengan latar pendidikan di Maastricht University dan Universitas Indonesia, Emir dikenal luas sebagai advokat yang tak hanya mengandalkan kepiawaian hukum, tapi juga mengedepankan solusi komersial yang realistis bagi klien.
Visi untuk PERADI
Ketika ditanya soal alasannya mendaftar sebagai Pemilih, Emir menjawab dengan penuh semangat:
“Saya semangat untuk mendaftar. Karena kita akan melihat wajah-wajah baru yang akan menjadi nahkoda PERADI di masa depan.”
Namun tak hanya antusiasme yang ditunjukkan, Emir juga menitipkan harapan besar untuk masa depan organisasi advokat di Indonesia ini:
“Saya berharap Ketua Umum PERADI mendatang bisa merangkul lebih banyak kalangan advokat non-litigasi dan juga in-house counsel. Dengan demikian, PERADI mampu menjadi rumah dari seluruh advokat di Indonesia.”
Bagi Emir, Munas IV PERADI bukan sekadar forum lima tahunan, melainkan momentum menentukan arah organisasi dan kontribusi nyata bagi kebijakan hukum nasional. Ia percaya bahwa semakin banyak advokat yang terlibat dalam proses demokrasi ini, semakin kuat legitimasi PERADI di mata publik dan negara.
• 📣 WhatsApp Channel: Klik di sini
• 📡 Telegram Channel: Klik di sini
• 🎵 TikTok: Klik di sini
• 📸 Instagram (DPN PERADI): Klik di sini
• 📸 Instagram (Munas PERADI): Klik di sini
• 💼 LinkedIn: Klik di sini





Saya berharap Peradi ke depan mampu menjawab tantangan jaman salah satu solusi gerakan diskusi di setiap DPC pada waktu dan tempat yg telah disepakati guna meningkatkan kualitas diri para advokat dlm berperkara shg tdk merugikan klien.
Kita berharap ketua Peradi RBA kedepan memiliki integritas dan kompetensi yang mumpuni untuk membawa kemajuan Organisasi dan anggota Peradi RBA. Ketua yang akan terpilih harus memiliki keberanian untuk membela hak hak anggotanya di dalam menjalankan tugas dengan itikad baik.
Semoga Peradi sebagai Pilar penegak hukum dalam praktek harus setara dengan penegak hukum lain dan bisa menjadi teladan dalam dunia hukum yang dipimpin oleh Ketua terpilih.
Hukum yg tdk didasarkan dengan keadilan akan menimbulkan api mengepul, kaca pecah dan darah tumpah akan menimbulkan Sabotir